“Ikut-ikutan Tulalit”
Kalau ada orang yang ngata-ngatain dia sebagai cewek tulalit, paling Meme bakalan ngomong, “Draripada elu, enggak tulalit!” Nah, bingung, kan?
Buanglah bungkus mi instan Anda pada tempat yang sudah disediakan, dan buanglah sampah lainnya teserah ke mana suka. Ttd. Meme.
Cowok: “Permisi, ya, numpang duduk,”Meme: “Silahkan. Kalau mau numpang mandi juga boleh, kok. Tuh, bak mandinya sudah gue isi penuh,”
Satu kata untuk novel “Cewek-cewek Tulalit Traveling GOKIL” :
GOOKKIILL..
Dari awal perkenalan tokoh sudah membuat para pembaca tertawa
geli ^_^. Aku yakin banget para pembaca pasti ketawa-ketiwi sendiri ketika baca
buku ini. Mirip orang gila pokoknya. Itu juga aku alamin loh~.
Awalnya aku kira buku ini nggak terlalu mengandur unsur
komedi, eh tenyata aku salah. Justru buku ini 100% bergenre komedi. Ohya, nama
tokohnya itu adeuhhh.. kalo orang yang nggak paham cara bacanya, bisa salah
paham *-*. Aku sangat tekesan dengan tokoh Deedee, walaupun dia hitam—kaya
aku—tapi dia itu pinter. Beda banget sama Meme, dia itu emang putih, tapi
tulalitnya bikin orang pengen marah.
Rangkaian ceritanya dibuat sangat menarik. Setiap kata yang
diucapkan tokoh itu menunjukkan bahwa mereka benar-benar ‘tulalit’. Predikat
yang sangat tepat untuk duo tulalit.
Cover buku ini unik banget. Masa iya, ada orang bawa koper
yang seleting kopernya kebuka? Hal itu cuman dilakuin sama Deedee dan Meme.
Semua tokohnya itu bener-bener koplak semua. Keren deh
pokoknya. Bagi kalian yang belum baca, ayo dibaca. Nyesel deh kalo gak baca!!
Semangat terus untuk penulisnya, kak Iwok Abqary ^_^

Tidak ada komentar:
Posting Komentar